Sidang Way Puji, 22 Juni 2026

Kentungan (atau Kentongan) yang dalam bahasa lainnya disebut jidor adalah alat pemukul yang terbuat dari batang bambu atau batang kayu jati yang dipahat.

Kegunaan kentungan didefinisikan sebagai tanda alarm, sinyal komunikasi jarak jauh, morse, penanda azan, maupun tanda bahaya. Ukuran kentungan tersebut berkisar antara diameter 40 cm dan tinggi 1,5–2 m. Kentungan sering diidentikkan dengan alat komunikasi zaman dahulu yang sering dimanfaatkan oleh penduduk yang tinggal di daerah perdesaan dan pergunungan.

Penggunaan kentongan merupakan kearifan lokal yang masih efektif sebagai alat komunikasi cepat di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi keadaan darurat. Dengan pemahaman yang sama, diharapkan masyarakat dapat merespons situasi dengan cepat dan tepat.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin.
CAPTCHA Image